Kurikulum di SDIT Uswatun Hasanah

SDIT Uswatun Hasanah mengintegrasikan Kurikulum Nasional dengan Kurikulum Khas Yayasan dalam membangun keseimbangan antara akademik, pembinaan karakter, serta pendidikan diniyah yang berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah sesuai pemahaman salafus shalih (Ahlus Sunnah wal Jama’ah).
Pembelajaran dirancang tidak hanya untuk mengembangkan kemampuan akademik siswa, tetapi juga membentuk kepribadian Islami, kemandirian, adab, serta kebiasaan ibadah dalam kehidupan sehari-hari.

Kurikulum Nasional

SDIT Uswatun Hasanah menerapkan Kurikulum Merdeka sebagai kurikulum nasional utama dengan pendekatan pembelajaran aktif, kolaboratif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik.

  1. Bahasa Indonesia
  2. Matematika
  3. Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS)
  4. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
  5. Seni dan Budaya
  6. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)
  7. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila bernilai Islami (P5)
  8. Muatan Lokal: Bahasa Sunda

Dalam proses pembelajaran, sekolah berupaya mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam berbagai mata pelajaran dan aktivitas sekolah sehingga peserta didik tidak hanya memahami ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki adab, tanggung jawab, dan cara pandang Islami dalam kehidupan sehari-hari.
Program P5 juga diarahkan pada penguatan karakter, kepedulian sosial, kemandirian, budaya literasi, dan nilai-nilai Islami yang sesuai dengan pembinaan siswa di lingkungan sekolah.

Kurikulum Khas Keislaman (Diniyah)

Sebagai sekolah Islam terpadu, SDIT Uswatun Hasanah memiliki Kurikulum Diniyah yang menjadi ciri khas sekaligus pondasi utama dalam pembentukan akidah, ibadah, akhlak, dan karakter siswa.

Kurikulum diniyah disusun berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah sesuai pemahaman salafus shalih (Ahlus Sunnah wal Jama’ah), dengan pembelajaran yang bertahap, aplikatif, dan dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.

Pembelajaran diniyah meliputi:

  1. Aqidah Islamiyah
  2. Baca Tulis Al-Qur’an (BTAQ) Metode Tilawati
  3. Tahfidz dan Tasmi’ Al-Qur’an
  4. Tahfidz Hadits dan Doa Harian
  5. Bahasa Arab Dasar
  6. Fiqih dan Praktik Ibadah
  7. Adab dan Akhlak Islami
  8. Sirah Nabawiyah dan Sejarah Islam

Program tahfidz dilaksanakan secara bertahap sesuai kemampuan dan jenjang siswa dengan target hafalan yang terus dikembangkan, disertai pembiasaan muraja’ah dan tasmi’ secara rutin.

Pembelajaran diniyah tidak hanya diberikan dalam bentuk teori di kelas, tetapi juga diterapkan melalui pembiasaan ibadah harian, adab terhadap guru dan teman, kedisiplinan, budaya antri, menjaga kebersihan, serta berbagai aktivitas Islami di lingkungan sekolah.

Sebagian materi diniyah terintegrasi dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), dan sebagian lainnya menjadi program pembelajaran khusus sebagai penguatan karakter dan keislaman siswa.